i love my al-qur'an
Ayah bunda tentunya masih ingatkan dengan dokter cilik Muhammad Husein Thabata'i, bocah usia 5 tahun asal Iran yang hafal dan faham seluruh isi kitab suci Al-Qur'an? koq bisa yah seorang anak mempelajari kandungan al-qur'an sampai faham??
tentu saja bisa asalkan mengajarkannya dengan metode yang kreatif, yang disenangi anak-anak.
Nah kini telah hadir terobosan baru dari MIZAN khusus dipersembahkan bagi seluruh keluarga muslim supaya dapat mengenal isi al-qur'an
sejak dini yaitu satu set tafsir al-qur'an.... I LOVE MY AL-QUR'AN (ILMA)
ILMA merupakan alqur'an beserta tafsirnya yang dihadirkan dalam multi dimensi pendidikan yaitu audio, visual dan kinestetik sehingga dapat menunjang kecerdasan anak secara lengkap. Dan yang menarik penyajiannya yang kreatif dan inovatif, yaitu adanya gambar dan warna-warna yang menarik serta ada game untuk lebih menguatkan ingatan tentang alqur'an yang dipelajarinya.
Satu set ILMA berisikan:
![]() |
Mushaf Al-Qur’an dan terjemahannya, masing-masing 15 jilid (terpisah antara al-qur'an dengan terjemahnya). masing-masing al-al-qur'an berbeda covernya dan ada ceritanya.
Terjemahan Al-Qur’an, disertai hikmah ayat ditulis dengan bahasa yang komunikatif, kalimat sederhana ditambah ilustrasi dan gambar yang menarik. Membuat anak semangat membacanya dan mudah memahaminya. |
![]() |
Kamus bergambar kata unik dlm Al-Quran. Berisi ratusan kata yang dikelompokkan dalam 80 bagian. Anak bisa tahu suatu kata, misalnya "sapi betina" ada di surat dan ayat berapa serta bisa tahu berapa banyak terdapat dalam Al-Quran. Dan yang bikin seru cara membacanya tidak seperti buku biasa, kamus ini harus dibaca dari berbagai arah diputar-putar sehingga tidak monoton.
|
![]() |
CD audio 16 lagu terjemah surat pendek + buku teks lagu. Berisi lagu-lagu menarik yang diambil dari 16 surat juz amma, sehingga mudah menghafalkannya. Perhatikan saja cuplikan lirik lagu terjemahan surat al-ikhlas : Qul katakan yu..Dia lah yang satu..tidak berayah..tidak beribu..tempat kita minta bantu ..dan seterusnya.. menarikkan ?? apalagi kalau sambil dinyanyikan, anak tidak sengaja langsung menghafalkan isi surat al-ikhlas. |
![]() |
Puzzle + Papan permainan ular tangga nama-nama surat dalam Al-Quran, potongan 8 keping puzzle yang kemudian bisa dijadikan papan ular tangga bermagnet. Di permainan ini anak-anak dapat menghafal 114 nama-nama surat, artinya, jumlah ayat, serta tempat diturunkannya Mekah atau Madinah. Wah hebat ya..permainan yang mencerdaskan !!! bisa kalah nih ayah bundanya... |
Setelah melihat berbagai kreativitas penyajian di atas, mungkin diantara ayah bunda ada yang bertanya, boleh kah Al-Qur'an disajikan seperti demikian penuh warna, gambar dan cerita tidak seperti Al-Qur'an pada umumnya. Nah selain berusaha sekreatif dan seinovatif mungkin penyajiannya, MIZAN juga berkonsultasi ke lebih dari 20 ulama dengan berbagai latar belakang untuk mendengarkan fatwa serta masukan terhadap tafsir Al-Qur'an ILMA. Dengan demikian ayah bunda gak perlu ragu karena semuanya dilakukan dengan penuh hati-hati dan tidak sembarangan.
Ulama yang dimintai pendapatnya antara lain: Prof. Dr. A. Sjafi’i M’arif, Prof. Dr. Dien Syamsudin, KH. Shiddiq Amien, KH. Didin Hafidudin, KH. Mustofa Bisri, Habib Rizieq Syihab, dll.
Dengan buku ini, orangtua lebih mudah memperkenalkan Al-Quran dengan segala nilai dan ajaran yang terkandung di dalamnya kepada putra-putrinya. Melalui pendekatan khusus, mengunakan bahasa yang insya Allah lebih mudah dicerna dan dipahami oleh mereka. (KH. Shidiq Amien, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) Buku ILMA yang diterbitkan kelompok Mizan ini, sebuah inovasi. Sebuah usaha kreatif untuk mendekatkan keluarga muslim pada kitab sucinya. Buku ini tampil dengan bahasa warna dan gambar yang merupakan medium efektif untuk berkomunikasi dengan anak. (Prof. Dr. Dien Syamsudin, Ketua Umum PP Muhammadiyah) Menariknya lagi, buku ini ditujukan kepada generasi paling awal, kepada anak-anak, dengan metode yang dianggap sesuai dengan tingkat pemikiran mereka. Dengan buku ini kaum orangtua yang peduli, akan melakukan bimbingan kepada putra-putri mereka dan-siapa tahu- sekaligus mendapatkan bimbingan dari buku ini. (KH. A. Mustofa Bisri, Tokoh Ulama NU) I Love My Al-Quran merupakan salah satu cara yang unik lagi mutakhir yang kami duga keras akan sesuai dengan selera anak, sehingga akan mampu mendekatkan Al-Quran ke benak hati mereka. (Prof. Dr. M. Quraish Shihab, penulis Tafsir Al-Mishbah) Yang menarik dari buku ini adalah kemampuannya mengenalkan, mengajarkan, serta menanamkan pesan-pesan maupun ajaran-ajaran Al-Quran secara komunikatif, mengalir, dan tidak membosankan sehingga mudah diikuti dan dicerna pembacanya. Hal lain yang patut diapresiasi adalah kreativitasnya menyajikan kandungan ayat-ayat Al-Quran dengan pendekatan komikal, baik dari segi gaya dialog maupun ilustrasi gambar yang menarik perhatian dan mudah diingat, sehingga terkesan tidak menggurui. (Prof. Dr. A. Syafii Maarif, Tokoh Muhammadiyah) Di tengah upaya gigih kaum sekulerisme, liberalisme dan pluralisme memisahkan umat dari Al-Quran, kehadiran I Love My Al-Quran diharapkan dapat mengilhami lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya membaca, tapi juga berupaya memahami, menghayati, serta mengamalkan Al-Quran. (KH. Athian Ali Muhammad Da’i, Lc., M.A. (Ketua Forum Ulama Umat Islam) Buku I Love My Al-Quran adalah salah satu dari sedikit sajian yang akan mendorong para pembacanya bergerak bersama menyambut kelahiran “the living Quran” baru. (KH. Dr. Miftah Faridl) Saya lihat di dalam ILMA mencakup pendidikan IQ, EQ, dan SQ yang sangat dibutuhkan oleh anakanak dewasa ini. Selain itu, kebutuhan seorang anak yaitu belajar dan bermain diperoleh secara bersamaan. (Prof. Dr. H. Salim Basalamah, SE, Guru Besar Universitas Muslim Indonesia Makasar) Saya menyambut baik penerbitan ILMA ini karena akan menumbuhkan kecintaan anak-anak pada Al-Quran. Dengan kecintaan itu diharapkan mereka mau membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. (KH. Didin Hafidudin) Saya menilai produk ini sangat bagus dan kreatif. Ini proyek besar insya Allah berkah. Penuh ilustrasi dan warna-warni, tapi berbeda dengan komik-komik hiburan. Saya yakin, buku ini bisa membuat anak semakin cinta pada Al-Quran. Asal, dalam penyajian ilustrasinya tidak mengurangi “kesakralan” Al-Quran. (Habib M. Rizieq Syihab, Ketua umum FPI) Gaya bahasanya “gaul”, sederhana, gampang dipahami oleh anak-anak, informatif, berBapak-Ibu, interaktif, sehingga tanpa serasa, anak-anak bisa memahaminya dengan penuh ceria. (Dr. H. Ahsin Sakho Muhammad, MA) Al-Quran dikemas dalam tampilan segar, agak kekanak-kanakan sesuai alam pikiran mereka. Dihiasi warna-warni ceria dan gambar-gambar ilustratif yang imajinatif. Diharapkan anak-anak membacanya dengan rileks dan gembira. (Ir. H. Bambang Pranggono MBA, penulis Percikan Sains dalam Al-Quran) Ada dua jenis buku anak yang sangat saya impikan. Pertama, jenis buku yang saya sebut dengan “khutbah untuk anak”. Sebuah buku yang menggerakkan jiwa dengan nilai-nilai spiritual Islam, tetapi tidak menggurui. Kedua, jenis buku yang menunjukkan, bukan mengatakan, kepada anak bahwa Al-Quran adalah petunjuk hidup, bukan sekadar bacaan. Saya bersyukur, Pelangi Mizan menghadirkan buku yang tidak hanya menunjukkan kehebatan Al-Quran. Lebih dari itu, I Love My Al-Quran menyajikan Al-Quran dalam wajah yang bersahabat dengan anak, lengkap dengan “tafsir”-nya. Sebuah langkah cerdas untuk mendekatkan anak pada Al-Quran dan mengantarkan mereka menjadi generasi Qurani. M. Fauzhil Adhim (Penulis dan Pakar Keayahbundaan) Kreativitas adalah inti kebudayaan. Tanpa kreativitas, budaya mandek. I Love My Al-Quran (ILMA) adalah salah satu bentuk kreativitas untuk mengenal dan mencintai Al-Quran sejak dini. Semoga dengan ILMA ini, umat Islam semakin mencintai Al-Quran sebagai sumber inspirasi untuk berkreasi. Acil Bimbo (Musisi) Sangat pantas kalau setiap Muslim, baik dewasa maupun anak-anak menyatakan: “I Love My Al-Quran!” Bukankah kecintaan pada Al-Quran perlu dipupuk dan dibina sejak kanak-kanak, saat jiwa manusia masih bersih? Prof. Dr. H. Rif'at Syauqi Nawawi, M.A. Gagasan mengenai anak yang sejak usia dini sudah mendapat pelajaran Al-Quran yang disertai gambar-gambar sangatlah menarik. Sebab, gambar-gambar tersebut lebih mengasyikkan, mudah diserap, dan melekat dalam ingatan anak. Ali Audah (Penerjemah The Holy Quran) |
juga simak berikut kata pengguna produk ILMA:
"Wah, ILMA is like a dream come true... ILMA bersahabat dengan saya yang masih 'bermata anak-anak' : penuh warna & ilustrasi. Memudahkan saya menarik anak-anak untuk mencintai Quran..." (Ibu Rani, ibu 2 anak, Bandung) "Saat saya bawa pulang anak saya senang sekali, bahkan si kecil tidur sambil memeluk buku Al Qur'an yang kecil. Mudah mudahan anak-anak saya bertambah kecintaannya kepada buku , terutama Al Qur'an..." (Pak Pupung, bapak 2 anak, Jakarta) "Kesan saya terhadap ILMA, bagus banget. Benar-benar membuat anak tertarik untuk selalu membukanya. Anak saya masih balita, tapi sudah senang banget membuka-buka kamusnya, walaupun baru bisa baca Indonesianya saja. Diarynya juga menurut saya memotivasi anak-anak untuk selalu mengisinya." (Ibu Lutfiah, Magelang) "Pertama agak sulit, maklum anak-anak TPA/TQA. Tapi diberi Al-Quran dengan nuansa berbeda tentu mereka senang, termasuk para gurunya. Bagi saya, apapun metode dan cara penyampaiannya, memahami Al-Quran, bagi anak-anak, harus dilakukan dengan berbagai cara. Ini juga untuk menangkal kebosanan-kebosanan dalam mengajari mereka Al-Quran." (Bapak Asep K, Bag. Pendidikan Madrasah, Depag, Jakarta) |
Nah itu sebagian apresiasi yang kami tampilkan, banyak sekali sambutan hangat dari warga dan para tokoh. Kita semua berharap melalui ILMA ini muncul kecintaan dan kefahaman Al-Qur'an sejak kecil. Dan kalau boleh jujur sebenarnya cocok juga bagi ayah bunda untuk turut memahami isi Al-Qur'an, yu kita belajar bareng anak-anak kita.
Investasi yang GIBUTUHKAN sebesar :Rp 2.990.000,-
Pembelian tunai potongan 10% jadi Rp 2.690.000,-
info cicilan |
|---|









